Bahagia Menyambut Ramadhan di Masa Pandemi Covid-19

Bahagia Menyambut Ramadhan di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Imam Safi’i, S.Pdi, M.Pd,

 

Dimasa yang sangat sulit sekarang ini, akan banyak orang mengatakan bagaimana bisa bahagia menyambut Ramadhan? sudah tidak bisa bekerja secara maksimal, ada juga yang tidak mendapatkan penghasilan karena kerja harian dan ada yang merasa bahwa puasa Tahun ini tidak seindah Tahun kemarin.

Berbeda bagi yang beriman kepada Allah SWT, seperti apapun kondisinya saat ini tetap merasakan kebahagiaan yang sangat dalam dengan datangnya bulan Ramadhan. Karena tahu betul sebuah keberkahan yang luar biasa bisa bertemu dengan Bulan Ramadhan, di dalamnya penuh dengan rahmat,magfiroh,pahala akan dilipat gandakan dan semua do’a akan terkabulkan.

Keyakinan menjadi satu dasar di dalam menjalankan Puasa di bulan Suci Ramadhan Tahun ini, ujian yang diberikan Allah SWT kepada manusia menjadi tolak ukur seberapa mampu umat manusia tetap bisa menerima ujian itu dan tetap bisa konsiten mengabdi kepada-Nya.

Ramadhan adalah bulan suci yang selalu dirindukan kedatangnya oleh umat Islam. Kekhusyu’an dan begitu mudahnya umat Islam bertaqorub kepada Allah SWT dengan begitu banyak paket menu untuk memberikan nutrisi jiwa yang 11 hari bisa jadi kurang, seperti Puasa, Tarawih, Malam lailatul Qadar dan kembali dalam kefitrahan bertemu dengan Idul Fitri.

Menyambut bulan Suci Ramadhan ini harus mempersiapkan bekal yang komplit agar ketika menjalankan ibadah di Bulan Ramadahn betul-betul maksimal dan nanti menjadi manusia yang mendapat gelar muttaqin. Setidaknya ada beberapa hal yang disiapkan untuk menyambut Ramadhan:

Pertama, Persiapan Meluruskan Niat. Dengan kesungguhan dan niat yang ikhlas dalam menjalankan ibadah Ramdhan,hanya semata-mata mengharap Ridho Allah SWT. Tidak berniat untuk mendapat pujian,atau mendapatkan yang lain.

Kedua, Persiapan Ilmu. Agar amalan dibulan Ramadhan yang dijalankan sesuai dengan aturan dan diterima oleh Allah SWT diperlukan pemahaman yang mendalam tentang puasa. Oleh karena itu persiapan ilmu tentang puasa untuk menyambut bulan Ramadhan menjadi sangat penting, bisa memahamai mana perbuatan-perbuatan yang dapat merusak nilai-nilai puasa dan mana perbuatan yang bisa meningkatkan pahala ibadah dibulan Ramadhan.

Ketiga, Persiapan Fisik. Aktifitas Ramadhan itu juga melibatkan kekuatan fisik manusia misalnya puasa,qiyamullail dan membaca al quran serta ibadah-ibadah yang lainnya. Dengan fisik yang sehat akan menjadikan menjalankan ibadah dibulan Ramadhan lebih maksimal. Persiapan kondisi fisik menjadi kunci kesuksesan ketika menjalankan Ibadah di Bulan Ramadhan.

Keempat, Persiapan Rohani. Menanamkan rasa gembira di dalam hati, sesuai sabda Rosulullah ”Barang siapa yang gembira hatinya menyambut Ramadhan maka diharamkan tubuhnya dari api neraka”. Disamping itu juga membersihkan hati dari kotoran-kotoran serta bertobat kepada Allah dengan sesungguhnya. Kekuatan Rohani ini dengan hati yang bersih, bertobat kepada Allah dari kesalahan-kesalahan yang lalu membuat pelaksanaan ibadah dibulan Ramdhan akan lebih Mudah.

Kelima, Persiapan Maliyah (Harta)Di momen sekarang ini persiapan harta menjadi penting untuk menyambut Ramdhan,dengan banyaknya harta bisa melakukan infaq,sedekah dan zakat fitrah yang pastinya. Berbagi dalam kondisi Wabah Covid 19 ini suatu hal yang sangat mulia, apalagi dilakukan dibulan Ramadhan. Pahala infaq,s edekah akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Sambutlah Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan mempersiapkan jasadiyah, Rohaniyah kita hanya semata-mata Karena Mengharap Ampunan,rahmat dan Ridho Allah SWT. Selamat menjalankan Ibadah dibulan Ramadhan dengan penuh kekhusyuan untuk taqorub kepada Allah SWT. Dan keluar dari bulan Ramadhan menjadi manusia yang Muttaqin.

*)Penulis: Imam Safi’i, S.Pdi, M.Pd, Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (UNISMA).

Tulisan asli dimuat di  timesindonesia.co.id edisi Selasa, 21 April 2020

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/266525/bahagia-menyambut-ramadhan-di-masa-pandemi-covid19

Translate »