Bagaimana Membangun Karakter, Kampus Ramadhan Edisi 17 Mei 2020 Jawabannya

Sahabat milenial. Perguruan tinggi adalah proses penting membangun karakter. Karakter tidak bisa dikesampingkan dalam ilmu pengetahuan. Pengetahuan yang dibangun harus diimbangi dengan akhlak yang tinggi. Tanpa itu rasanya sulit membangun peradaban. Itulah isi Kampus Ramadhan Edisi 17 Mei 2020 dengan Narasumber Dr. Hasan Busri, M.Pd., dan Dr. Moh. Badrih, M.Pd.

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang penuh dengan nilai seni tidak lepas dari nilai-nilai karakter. Bahkan Islam sangat kental dengan sastra. Menurut Pak Badrih Al Quran adalah maha sastra. Oleh karenanya karakter dengan pendekatan sastra ini sungguh mengenai pendidikan karakter itu.

Selain itu kunci yang lain adalah Iqra. Iqra adalah romantisme yang dibangun oleh Nabi dengan Allah SWT. Mendidik hati, membangun hati, segala sesuatu bermuara dari hati.

Sementara itu Dekan FKIP, Dr. Hasan Busri, M.Pd banyak menyinggung Ki Hajar Dewantara. Menurut Dekan FKIP ini, inti pendidikan adalah keteladanan. Ing Ngarso sing tuludo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani. Artinya adalah senantiasa menjadi motivator, memberikan dorongan. Dorongan yang dimaksudkan Ki hajar Dewantoro adalah motivasi intriksik. Kebutuhan hidup individu.

Kampus Ramadhan kali ini terasa istimewa karena Dr. Badrih menutupnya dengan membaca puisi.

 

BAKAK UNISMA

 

Translate »